Tomi POV~
"Kemana ini anak? Dari tadi dicariin gak nongol nongol" ucapku sambil melihat barisan kelompokku.
Tiba - tiba ada yang menepuk pundakku, dengan cepat aku menolehnya, ternyata Vicky
"Hey! Lagi ngapain sih? Baris sana mimpin barisan belakang" ucapnya
"Lagi nyari satu orang lagi, gak ada" ucapku
"HAHHH!! Serius lo? Trus gimana ini?" ucapnya kaget
"Iye Vick, Ya mau gak mau keliling sekolah buat nyari tuh anak"
"Lo kenal gak namanya?" tanya Vicky
"Hmmm.... Dek dek yang barisan paling belakang itu namanya siapa ya?" tanyaku kepada ketua regu
dikelompokku
"Hmm... Kayaknya Selvi kak namanya tapi gk tau juga" ucapnya
"Oh Selvi oke oke makasih ya"
"Ya"
"Eh Tom bukan satu orang doang tapi dua orang" ucap Vicky
"Eh serius lo?!!" ucapku kaget
"Ih bener ini namanya Al Miko Putra"
"Al?? Baru kali ini gue denger nama bocah dari Al" ucapku dalam hati
"Al?? Vick?" ucapku
"Iya"
"Yaudah yuk cari" ucapku
"Kalian semua jangan ada yang bubar barisan ya! Kalau ketahuan ada yang bubar kakak hukum kalian! Kakak sama kak Tomi pergi sebentar" ucap Vicky dengan nada keras
"Udeh Vick kasian tau"
"Ah lo udah yuk cepet" ucapnya
"Iya iya"
Selvi POV~
"Mik kita dimana?" tanyaku sambil melihat sekelilingku
"Gak tau, mungkin gudang" ucapnya
"Ihh serem ya"
"Gk juga kan sekarang masih siang, malah pagi baru jam 10" ucapnya datar
"Itu sih lo bukan gue udah ah gue duluan yeh" ucapku meninggalkannya
"Eh tungguin woy" teriaknya, aku malah berlari dan menghiraukan teriakkannya
"Sel, itu lapangan bukan?" ucap Miko menunjuk kearah segerombolan anak anak
"Kayaknya, yaudah yuk kesana" ucapku
"Yuk" ucap Miko menarik tanganku
"Miko!!! Jangan tarik tarik tangan gue!!" teriakku
"Udeh jangan berisik, malu tau diliatin orang" ucapnya sambil berjalan cepat dengan memegang
tanganku
"Gak mau!! Gak mau!!! Lepasin Mikoooooo!!!" akupun mau gak mau harus ngeberontak ke Miko, karna kalo aku gk ngeberontak pasti ada sesuatu yang hal yang gk menyenangkan
"Nahh sampe deh" ucap Miko melepaskan genggaman tanganku
"Aww!! Sakit tau" aku mendengus kesal dan meraba tanganku yang merah dan sedikit membengkak
"Eh lu kenapa Sel?" ucapnya, rgg maksudnya apa reaksi itu? Apa dia bener bener gk tau atau hanya sekedar... Arrrhhhggg benci tau gak!
"Lo ini kenapa sih? Tadi udah narik tangan gue kenceng banget lagi dan sekarang? Lo pura pura gak tau gitu? Cihh!!" ucapku sangat sangat kesal sehingga aku gak mau melihat mukanya lagi
"Sel, gue bener bener gak tau soal ini" ucapnya sambil memegang tanganku
"Ah akting aja lo! Pura pura gak tau"
"Serius Sel, gue bener bener gak tau soal ini. Maafin gue Sel, maafin gue" ucapnya
"Udah ah males gue sama lo" aku langsung berlari menuju barisanku. Ya barisan pling belakang.
"Sel tung.." ucapnya terpotong oleh seseorang yang menahannya untuk lari. Aku sih menghiraukannya, toh aku juga udah terlanjur kesel dengannya
"Eh lo tadi ngapain adik gue?!! Nyari masalah lo" ucapnya. Ternyata kak Tomi dan disebelahnya adalah kak Vicky
"Eh eeng...ga kok kak" ucap Miko
"Lo sekali lagi deket sama Selvi gue hajar lo" ucap kak Tomi
"Udah Tom!! Stop!! Lo gak bisa kayak gini Tom" ucap kak Vicky menenangkan kak Tomi
"Awas lu!!" ucap kak Tomi sambil berjalan menuju barisanku
Tomi's POV
Aku mendegus kesal kepadanya, siapa sih dia berani beraninya membuat Selvi seperti itu. Tanpa bilang bilang, aku langsung menghampirinya yang berlari menuju Selvi.
"Eh lo tadi ngapain adik gue?!! Nyari masalah lo" ucapku menahan tangannya
"Eh eeng...ga kok kak" ucap Miko
"Lo sekali lagi deket sama Selvi gue hajar lo" ucapku
"Udah Tom!! Stop!! Lo gak bisa kayak gini Tom" ucap Vicky menenangkanku
"Awas lu!!" ucapku sambil berjalan menuju barisanku
~
"Dek kamu gak papa kan?" tanyaku
"Iya gak papa bang" ucap Selvi melihat tangannya yang diperban
"Untuk sementara abang perban dulu ya, soalnya abang gak tau cara ngobatinnya selain perban. Nanti kita obatin lagi dirumah, sekarang kita pulang ya" ucapku
"Iya bang" ucapnya, aku membantunya berdiri dan segera menuju ke parkiran
Diparkiran~
"Untung abang bawa mobil" ucapku
"Yaudah aku masuk ya bang" aku hanya mengangguk dan tersenyum padanya
~
"Assalamualaikum"
Hening...
"Loh kok sepi ya bang?" ucap Selvi
"Gak tau abang juga"
"Yaudah sekarang kamu duduk disofa situ, abang ambil P3K dulu" Selvi hanya mengangguk dan berjalan menuju sofa sementara aku berjalan ke dapur
Ketika sampi didapur, aku merasa ada yang melihatku daritadi. Pas aku lihat kebelakang. Aaaaaaaaaa.....
-Bersambung-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar